Ini Dia Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil

Ini Dia Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil

Selamat datang di website resmi www.obatherbalterlaris.com yang merupakan pusat penjual obat herbal terlaris, terbaik dan juga terpercaya. Kali ini kami akan membahas mengenai bahaya batuk rejan pada ibu hamil. Simak selengkapnya di bawah ini !!

Ini Dia Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil

Ini Dia Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil -, Sangat penting untuk wanita mendapatkan vaksin batuk rejan pada trimester ketiga setiap kehamilan. Vaksin adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit ini. Ada 2 vaksin batuk rejan yang berbeda. Kedua vaksin menggabungkan perlindungan terhadap batuk rejan, tetanus dan difteri, tetapi mereka untuk kelompok usia yang berbeda :

  • DTaP : Untuk anak-anak 2 bulan hingga 6 tahun
  • Tdap : Untuk semua orang yang berusia 11 tahun atau lebih, termasuk wanita hamil.

Anda membutuhkan vaksin batuk rejan selama setiap kehamilan Anda

Waktu yang disarankan untuk mengambil bidikan adalah selama 27 hingga 36 minggu kehamilan, lebih disukai pada bagian awal periode ini.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa ibu hamil menerima vaksin batuk rejan untuk remaja dan orang dewasa (disebut vaksin Tdap) selama trimester ketiga setiap kehamilan.

Waktu yang disarankan untuk mengambil bidikan adalah selama 27 hingga 36 minggu kehamilan, sebaiknya selama bagian awal periode ini. Ini menggantikan rekomendasi awal bahwa wanita hamil mendapatkan vaksin hanya jika mereka belum pernah menerimanya.

Berikut ini berbagai macam bahaya yang bisa terjadi pada ibu hamil yang sedang batuk :

1. Keguguran

Janin yang ada di dalam rahim ibu hamil bisa terkena keguguran terutama kehamilan dengan usia muda di bawah tiga bulan. Ibu hamil sebaiknya menghindari agar tidak terkena batuk. Jika batuk menyerang ibu hamil ketika usia kehamilannya masih sangat muda ibu hamil bisa terkena keguguran dikarenakan suara batuk yang keras. Suara batuk yang keras akan menimbulkan tekanan di perut dan juga dibagian diafragma ibu hamil.

2. Lahir Prematur

Ibu hamil bisa melahirkan bayi secara pematur dikarenakan suara batuk yang keras akan membuat bayi terdorong ke luar dari rahim. Hal itu bisa terjadi bagi ibu hamil yang memiliki kandungan lemah dan juga serviks lunak. Serviks yang lunak bisa menyebabkan bayi terdorong keluar dari rahim secara tidak sadar.

3. Janin Terguncang

Bahaya batuk bagi ibu hamil adalah kehamilan akan mengalami keguncangan. Penyebabnya adalah seringnya mengalami batuk setiap menit bisa menyebabkan perut menjadi terguncang. Jika perut terguncang bisa membuat janin yang ada di dalam kandungan ikut terguncang.

Bisa anda bayangkan ketika ibu yang sedang hamil muda mengalami perut yang terguncang, janin yang ada di dalam perutnya akan menjadi penyebab keguguran.

4. Kematian Janin

Ibu hamil yang mengalami komplikasi batuk bisa membuat janin yang ada di dalam kandungan mengalami kematian. Misalnya saja ibu hamil mengalami batuk yang diakibatkan oleh penyakit paru-paru, ibu hamil harus mendapatkan penanganan yang lebih lanjut sebab jika tidak segera ditangani bisa membahayakan nyawa ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungan.

5. Menimbulkan Rasa Nyeri

Batuk yang dialami oleh ibu hamil juga bisa menyebabkan rasa nyeri di perut. Rasa nyeri itu bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dengan perutnya. Ibu hamil yang mengalami nyeri perut akan merasakan kesakitan, sebab nyeri perut itu akan terasa seperti kontraksi dini. Nyeri perut bisa diredakan dengan berbaring di tempat tidur dengan posisi tidur yang baik saat hamil yakni, kepala lebih tinggi dibandingkan dengan posisi tubuh. Rasa nyeri akibat batuk itu pun bisa sedikit dikurangi.

6. Janin Terkena Infeksi

Ibu hamil yang mengalami batuk dan disebabkan oleh infeksi bisa menyebabkan janin di dalam kandungan bisa ikut terkena infeksi. Alasannya adalah kuman penyebab infeksi itu bisa menembus plasenta dan masuk ke dalam tubuh bayi. Bayi yang sudah terasuki dengan kuman penyebab infeksi tersebut bisa terkena infeksi sehingga bayi pun akan mengalami infeksi seperti ibunya.

7. Rentan Terkena Virus

Bayi yang dikandung saat ibu mengalami batuk bisa membuat bayi yang ada di dalam kandungan rentan terkena virus. Misalnya saja ibu hamil mengalami penyakit bronkitis akibat virus yang ada di dalam tubuhnya. Janin yang ada di dalam kandungan ibu hamil itu bisa rentan terkena virus yang dimiliki sang ibu, tidak mengherankan jika dilahirkan di dunia, bayi tersebut juga akan mengalami penyakit bronkitis seperti ibunya.

Virus bisa mudah merasuk ke dalam plasenta bayi, virus itu juga hidup di dalam aliran darah ibu hamil. Saat hamil, sel darah merah ibu dibagi menjadi dua yaitu untuk sang ibu dan bayi yang ada di dalam kandungannya. Tidak heran jika melalui plasenta dan juga melalui aliran darah bayi bisa terkena dengan virus bronkitis sang ibu.

8. Perubahan Suhu

Batuk bisa membuat perubahan suhu di dalam rahim. Terutama ibu hamil yang mengalami batuk disertai dengan demam. Demam bisa membuat ibu hamil memiliki suhu tubuh yang terlalu panas. Pada dasarnya bayi tidak bisa berteman dengan suhu tubuh yang panas, sehingga janin di dalam kandungan bisa mengalami lemas dan bagi ibu hamil yang mengalami hamil muda bisa terkena keguguran.

9. Berat Badan Bayi Rendah

Ibu hamil yang mengalami batuk dalam jangka waktu yang lama dikhawatirkan bisa melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah. Alasannya adalah ketika batuk, nafsu makan ibu hamil cenderung berkurang. Tidak hanya itu saja, ibu hamil akan merasakan tidak nyaman ketika batuk dan digunakan untuk menelan. Alasan itulah yang bisa menyebabkan ibu hamil bisa melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah.

10. Pendarahan

Batuk yang dialami oleh ibu hamil yang memiliki kandungan lemah dan pernah keguguran batuk saat hamil bisa menyebabkan flek bercak darah ibu hamil.

11. Sesak Nafas

Ibu hamil yang mengalami batuk rentan untuk terkena sesak nafas. Alasannya adalah batuk itu bisa mempersempit saluran pernafasan bagi ibu. Jika ibu mengalami sesak nafas, asupan oksigen di dalam tubuh akan berkurang begitu pula dengan asupan oksigen di dalam tubuh janin yang dikandung oleh ibu. Oksigen sangatlah penting untuk ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungan. Membiarkan ibu hamil tetap mengalami sesak nafas bisa membuat bayi lemas di dalam kandungan.

Anda harus mendapatkan vaksin batuk rejan saat hamil untuk memberikan perlindungan kepada bayi Anda

Setelah menerima vaksin batuk rejan, tubuh Anda akan menciptakan antibodi pelindung (protein yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan penyakit) dan memberikannya kepada bayi Anda sebelum kelahiran.

Antibodi ini memberi bayi Anda perlindungan jangka pendek terhadap batuk rejan pada awal kehidupan. Antibodi ini juga dapat melindungi bayi Anda dari beberapa komplikasi serius yang datang bersamaan dengan batuk rejan.

Antibodi pelindung Anda berada pada titik tertinggi sekitar 2 minggu setelah mendapatkan vaksin, tetapi perlu waktu untuk meneruskannya ke bayi Anda. Jadi waktu yang lebih disukai untuk mendapatkan vaksin batuk rejan adalah di awal trimester ketiga Anda.

Jumlah antibodi batuk rejan di tubuh Anda menurun seiring waktu. Itulah mengapa CDC merekomendasikan Anda mendapatkan vaksin batuk rejan selama setiap kehamilan. Melakukannya memungkinkan setiap bayi mendapatkan jumlah antibodi perlindungan terbesar dari Anda. Ini berarti setiap bayi akan mendapatkan perlindungan terbaik terhadap penyakit ini.

Kapan Anda harus mendapatkan vaksin batuk rejan?

Waktu terbaik untuk mendapatkan vaksinasi untuk melindungi bayi Anda adalah dari 16 minggu hingga 32 minggu kehamilan. Ini memaksimalkan kemungkinan bahwa bayi Anda akan dilindungi sejak lahir, melalui transfer antibodi Anda sebelum ia dilahirkan.

Jika karena alasan apapun Anda melewatkan vaksin, Anda masih bisa memilikinya sampai Anda melahirkan. Namun, ini tidak ideal, karena bayi Anda kurang mendapat perlindungan dari Anda. Pada tahap kehamilan ini, vaksinasi mungkin tidak secara langsung melindungi bayi Anda, tetapi akan membantu melindungi Anda dari batuk rejan dan menyerahkannya kepada bayi Anda.

Itulah Sedikit Artikel Mengenai Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil, Semoga Bermanfaat ^,^

Nah, untuk Anda yang mengalami penyakit batuk rejan saat hamil ada baiknya jangan sampai di biarkan.. Segera atasi permasalahan tersebut sebelum berdampak buruk pada kondisi janin. Untuk Anda yang sedang mencari pengobatan yang tepat kami rekomendasikan obat herbal Qnc jelly gamat.

Obat herbal yang kami rekomendasikan sudah terbukti dan teruji khasiatnya. Legalitas jelas dan didukung dengan banyaknya testimoni dari konsumen yang berhasil sembuh. Untuk Informasi Lebih Lengkap Silahkan KLIK >> Cara Menghilangkan Batuk Rejan Secara Alami

Post By : Obat Herbal Terlaris

BACA JUGA :

Ini Dia Bahaya Batuk Rejan Pada Ibu Hamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *